Enaknya dikasih JUDUL apa ya??
Tak Berkategori Tagged rossa, kekasih, luka, sakit No Comments »Reff:
kumenangismembayangkan
betapakejamnyadirimuatasdiriku
Harusslalukautahu
AkuLahHatiYangTelahKauSakiti….. (Hati Yang Kau Sakiti, Vocal: Rossa)
Syair lagu yang dibawakan Rossa ini mewakili perasaanku saat ini.
Apa aku masih menangis? Masih sakit? Jawabnya : IYA, MASIH.
Sudah lebih dari 1 tahun ini selalu saja airmataku jatuh ketika aku ingat semua yang sudah dilakukan dr.T padaku. Biasanya aku langsung ke Mushola, sholat, dan biasanya aku nangis disitu. Apa yg kutangisi? Semuanya…. Yah, semua yang sudah dia lakukan padaku membuatku menangis. Yah, gimana lagi, airmata ini keluar begitu saja tanpa bisa aku bendung. Lebih-lebih ketika aku melihat atau mendengar namanya. Mungkin itu ekspresi dari Luka yang begitu DALAM & tak kuasa aku tutupi. Sebuah Pukulan Hebat yang tanpa aku duga-duga sebelumnya.
Ada seorang sahabat yang mengatakan bahwa aku menjadi seperti ini karena aku terlalu mencintainya. Entahlaaaaaaaahhh…….. Yang kutahu, LUKA-ku tidak akan pernah bisa kering.. semakin dalam dan amat dalam..
Diary…
Setiap kali aku sholat (5 waktu), 5 kali pula aku selalu menangis saat mengadu pada Alloh. Pernah suatu ketika ibuku memergokiku menangis waktu aku sholat maghrib. Waktu itu, aku menangis sekencang-kencangnya sampai suaraku serak.. Aku minta pada Alloh: Ya Alloh, mengapa dia tega melakukan ini padaku? Aku tidak kuat merasakan sakit ini. Meski aku berusaha agar ibuku tak mendengarnya, tapi ibuku melihat mataku yang sembab dan bengkak. Jujur, aku tidak mau membebani orang lain. Ini masalahku. Aku tak mau ibuku tahu aku menangis, karena hanya akan membuatnya sedih. Biarlah aku yang sakit, biarlah aku yang terluka….
Untuk mengalihkan perhatian, kubilang pada ibuku: Nggak apa2 kok bu, aku inget sama Bapak aja… aku kangen sama Bapak.
Tau nggak Diary.. Waktu bilang seperti itu, jujur saja hatiku tambah sakit sekali. Aku jadi teringat sama Bapakku yang sudah lama meninggal.
Ayahku meninggal tanggal 11 Desember 2005, hari yang sama seperti hari meninggalnya ayah dr.T , tapi tahunnya saja yang berbeda, 11 Desember 2006. Aku masih ingat, Saat mau melayat bapaknya dr.T, aku sempat marah dengan adik & teman-temenku karena mereka ga mau kuajak melayat. Kata mereka: wah jauh banget, Boyolali jee.. !. Tapi aku ngotot pengin melayat. Akhirnya aku ngajak temen sekantor yang kasian ma aku. Memang betul sih seperti yang dibilang temen2. Akhirnya, Aku sampai di Boyolali jam 18.30 WIB !! Bagiku sih ga masalah, yg penting aku bisa melayat & bisa ketemu dr.T untuk ngucapin bela sungkawa secara langsung. Tapi untuk sampai ke rumahnya dr.T itu perlu perjuangan & kesabaran Extra. Jalan yang dilewati itu seperti ampyang (banyak batu2 yang nongol plus lobang sana-sini) Ya maklum sih, jalanan di desa2 pelosok kan seperti itu… Belum lagi waktu tanya2 soal alamat rumah, orang2 desa bilangnya sih Cari siapa mbak? Oh deket kok mbak, CUMA disitu aja kok… sebelah lapangan ada pertigaan, belok kanan, trus masuk lurus aja… Bayangkan, kata2 Cuma disitu tuh ternyata jauh banget. Trus kata2: ada pertigaan sebelah lapangan itu yang bikin pusing, lha wong waktu itu hari sdh gelap, susah sekali untuk ngeliat yang namanya Lapangan. Aku ga bisa membedakan yang mana sawah & yang mana lapangan. Akhirnya dech, ngira2 aja. Eh.. malah keblasuk!!
Diary…
Itu sekelumit cerita dengan dr.T. Aku juga masih ingat, waktu dr.T nunggu bapaknya sakit di RSDM, dia sempat kehilangan Hpnya. Dia bingung, takut kartu pascabayarnya disalahgunakan si pencuri itu. Pagi-pagi dia telepone aku, dia minta tolong untuk memblokir kartu Simpati dlm HP yg dicuri tsb. Akhirnya dia ke rumahku, untuk memblokir. Aku masih ingat, saat itu seusai proses blokir kartu, dia bilang ke aku: Thanks ya, Wah aku bisa jatuh cinta sama kamu…Hehe…
Sakit sekali kalau ingat semua itu. Apalagi inget semua yang pernah dia lakukan padaku.
Diary…
Sekarang ini aku hanya bisa pasrah pada Alloh. Aku yakin, bahwa semua yang terjadi adalah kehendakNYA. Dan aku percaya bahwa Alloh masih melindungiku, memilihkan jalan terbaik untuk masa depanku. Aku yakin & percaya bahwa Alloh mempunyai rencana yang sangat indah untukku. Kenyataan membuktikan bahwa HANYA ALLOH yang tulus ikhlas selalu mencintaiku, menyayangiku, dan tidak pernah memanfaatkanku, menyakitiku, bahkan Alloh tidak pernah MENCAMPAKKANKU, lebih-lebih MERENDAHKANKU…. DIA kekasih sejatiku…
Diary…
Saat ini aku tidak inginkan apa2 lagi. Aku hanya ingin melakukan hal yang bisa membuatku dekat dengan Alloh. Aku ingin hidupku hanya untuk kekasihku (Alloh).
Aku lakukan semua hal yg kuanggap baik. Seorang ustad memberi kata-kata yang menyejukkanku: Alloh itu tidak pernah tidur mbak.. Alloh Maha Mengetahui, Alloh lebih tau atas apa yg telah terjadi. Sepandai apapun seseorang berusaha menutupi/mengelak atas perbuatan buruknya, Alloh pasti mengungkapnya. Lakukan saja hal2 yang membuat Alloh senang pada sikap mbak, seperti Sholat Tahajud, puasa senin kamis, pengajian, dzikir dll. Alloh selalu mendengarkan doa orang2 yang ter-dzolimi mbak. Percayalah, Itulah janji Alloh pada umatnya.
Diary…
Sejuk sekali aku mendengarkannya. Dan kata2 Ustad itu yang mengubah hidupku. Sekarang ini, aku sudah tidak lagi berpikir tentang laki-laki ato pasangan ato apalah. . Aku hanya ingin lakukan hal yang disukai Alloh. Puasa senin-kamis aku lakukan, Sholat tahajud, dll. Alhamdullillaaaah… sekarang ini aku melakukan semuanya dengan rutin. Yaaah… semua aku lakukan untuk mengobati Luka yang pernah dilakukan dr. T padaku. Sebuah pukulan hebat yang telah dia berikan padaku.
Diary…
Aku merasa hidupku tidak pantas untuk siapapun, aku wanita yang kotor…
Mungkin akan lebih baik jika aku hidup sendiri selamanya. Melakukan hal2 yang positif, membuat orang lain bahagia, mencari pahala Alloh. InsyaAlloh…..